Beranda › Berita
TIPS & TRIK

Mobil Listrik Bisa Banjir? Memahami IP Rating Baterai EV

Keamanan baterai saat mobil listrik melewati genangan atau banjir tetap menjadi perhatian utama bagi calon pengguna kendaraan listrik.

Hal ini wajar karena baterai adalah komponen utama yang menyimpan dan menyalurkan energi ke seluruh sistem kendaraan.

Oleh karena itu, mari pahami IP Rating baterai EV agar Anda dapat menilai tingkat perlindungan kendaraan listrik secara objektif.

Apa Itu Baterai EV?

Baterai EV adalah salah satu komponen utama dalam kendaraan listrik yang berfungsi menyimpan energi untuk menggerakkan motor listrik.

Berdasarkan jenisnya, baterai EV dapat terbuat dari LFP (Lithium Iron Phosphate), NMC (Nickel Manganese Cobalt), dan NCA (Nickel Cobalt Aluminum).

Umumnya, baterai EV terletak di bagian bawah kendaraan dan dilindungi oleh casing yang kuat serta tahan air, benturan, dan kondisi jalan yang buruk.

Baterai ini juga biasanya dilengkapi dengan teknologi manajemen termal atau sensor yang mampu memonitor kondisi baterai secara real-time sehingga mencegah potensi kerusakan dini dan risiko overcharging.

Baca juga: Baterai Mobil Listrik: Jenis, Kapasitas, Harga & Perawatan

Jenis-jenis Baterai EV pada Mobil Listrik

Seiring berkembangnya teknologi kendaraan listrik, produsen menghadirkan berbagai jenis baterai dengan karakteristik yang berbeda.

1. Lithium-Ion (Li-Ion)

Lithium-Ion adalah baterai yang paling umum digunakan pada mobil listrik modern karena kepadatan energi tinggi, bobot ringan, dan mendukung jarak tempuh lebih jauh.

2. Nickel-Metal Hydride (NiMH)

Baterai NiMH dikenal tahan lama dan cukup aman. Jenis ini lebih sering digunakan pada kendaraan hybrid daripada mobil listrik murni.

3. Solid-State Battery

Solid-state battery menggunakan elektrolit padat dan berpotensi menawarkan keamanan serta efisiensi lebih baik dibandingkan baterai konvensional. Teknologi ini masih dalam tahap pengembangan untuk penggunaan massal.

4. Lead-Acid

Lead-acid adalah teknologi baterai lama yang umumnya digunakan pada sistem kelistrikan kendaraan. Namun, bobotnya yang berat membatasi penggunaannya pada mobil listrik modern.

5. Ultracapacitor

Ultracapacitor dapat menyimpan dan melepaskan energi dengan sangat cepat, sehingga cocok untuk kebutuhan daya instan. Namun, teknologi ini biasanya hanya digunakan sebagai pelengkap, bukan sumber tenaga utama.

6. Baterai Nickel Cadmium (Ni-Cd)

Baterai Ni-Cd cukup tahan dalam berbagai kondisi, namun penggunaannya menurun karena hadirnya teknologi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Mobil Listrik Kalau Banjir Apakah Aman?

Meskipun air hujan bersifat korosif dan bisa menyebabkan kerusakan pada baterai kendaraan listrik, kenyataannya sebagian besar produsen mobil listrik, termasuk Chery, sudah mempertimbangkan hal tersebut.

Beberapa unit seperti Chery TIGGO 9, Chery TIGGO 8, Chery E5, dan Chery J6 sudah dilengkapi dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) yang sudah bersertifikasi IP68, membuatnya tahan debu dan mampu melewati genangan air hingga 45 cm.

Sertifikasi IP Rating Baterai EV Mobil Listrik

Apa itu IP Rating? IP adalah Ingress Protection, yaitu standar pengukuran berdasarkan standar IEC 60529 untuk melihat seberapa terlindunginya sebuah perangkat dari debu atau cairan.

Rating ini muncul dalam format IPXY, di mana:

Pada umumnya, Anda akan menemui dua jenis IP Rating baterai EV pada kendaraan mobil listrik, yaitu IP67 dan IP68.

Chery Membuktikan Keamanan Baterai EV pada Produknya Saat Terendam Air

Chery TIGGO 8 berhasil melewati pengujian standar sertifikasi IP68 Waterproof dalam campaign "Extreme Challenge - Chery Safety Battery Test" yang diadakan pada tanggal 19 Juni 2025 lalu.

Baterai dari kendaraan ini lalu direndam selama 55 jam dalam akuarium berisi air laut setinggi 100 cm. Saat diangkat dan dikeringkan, baterai ini lalu dipasang kembali ke unit TIGGO 8 CSH.

Menariknya, baterai tersebut masih berfungsi tanpa kendala. Pengujian ini menjadi bukti nyata bagaimana baterai tersebut tetap aman dari genangan banjir yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Baca juga: Buktikan Ketangguhan Baterai Chery Safety, Indonesia Jadi Panggung Global Pengujian Ekstrem Perendaman 48 Jam di Air Laut

Cara Menghadapi Banjir Saat Mengendarai Mobil Listrik

Meskipun mobil listrik sudah dilengkapi sistem perlindungan air, pengemudi tetap perlu mengambil langkah tepat saat menghadapi genangan atau banjir.

1. Hindari Menerobos Genangan yang Terlalu Tinggi

Pastikan ketinggian air masih dalam batas aman yang direkomendasikan pabrikan sebelum melintas. Jika genangan terlalu dalam atau arus kuat, pilihlah jalur alternatif yang lebih aman.

2. Kurangi Kecepatan dan Jaga Kendali Kendaraan

Saat melewati genangan, pertahankan kecepatan stabil dan hindari akselerasi atau pengereman mendadak. Ini membantu menjaga traksi dan mengurangi risiko kehilangan kendali.

3. Lakukan Pemeriksaan Setelah Melewati Genangan

Setelah melewati banjir, perhatikan indikator peringatan atau perubahan performa kendaraan. Jika ada kondisi tidak normal, segera periksa di bengkel resmi untuk memastikan sistem kelistrikan dan baterai berfungsi baik.

Baca juga: Cara Merawat Baterai Mobil Listrik Agar Awet dan Tahan Lama

Apakah Garansi Baterai EV Mobil Listrik Seumur Hidup?

Ya, beberapa produsen mobil listrik (EV) di Indonesia, termasuk Chery, menawarkan program garansi baterai seumur hidup (Lifetime Warranty).

Chery sendiri menawarkan garansi untuk beberapa model mobil listriknya seperti Omoda E5 dan J6. Meskipun begitu, program ini bersifat terbatas untuk sejumlah konsumen yang melakukan pembelian pertama saja.

FAQ

Mobil yang Cocok untuk Daerah Banjir?

Mobil yang cocok untuk daerah rawan banjir biasanya punya ground clearance minimal 200 mm dan saluran udara mesin yang posisinya tinggi. SUV atau double cabin diesel umumnya lebih aman untuk kondisi seperti ini.

Apakah Mobil Listrik Bisa Terkena Air?

Bisa, selama masih dalam batas aman yang memang sudah dilindungi sistem baterai dan kelistrikan. Tetap disarankan untuk memeriksa kondisi mobil setelah melewati genangan atau banjir.

Bolehkah Mobil Listrik Dicuci?

Boleh. Mobil listrik memang dirancang agar aman terkena air dalam penggunaan normal, termasuk saat dicuci. Yang penting, lakukan pencucian dengan cara yang benar dan hindari menyemprotkan air secara berlebihan ke area yang sensitif.

Pahami Perlindungan Baterai Sebelum Memilih Mobil Listrik yang Tepat untuk Anda!

Dari sisi keamanan, mobil listrik sebenarnya sudah dibekali dengan berbagai lapisan perlindungan yang mumpuni, termasuk pada baterai dan sistem kelistrikannya.

IP Rating baterai EV seperti IP67 dan IP68 menunjukkan seberapa kuat mobil ini menghadapi debu dan air sehingga ia lebih tangguh saat menghadapi banjir.

Jika Anda ingin mempertimbangkan untuk membeli mobil EV Chery, segera datang langsung atau jadwalkan test drive bersama kami. Rasakan sendiri fitur, kenyamanan, dan sistem keamanannya sebelum memutuskan membeli!

Chat Sales